Please, Jangan Larang Anak-anak Untuk Bermain Sepakbola!

Kembali mengenang masa kecil dimana bermain sepakbola adalah hal terindah yang dirasakan. Selepas Ashar hingga menjelang Maghrib berkumpul bersama teman-teman di lapangan sepakbola. Entah cuaca panas atau hujan tak jadi halangan untuk terus menendang dan menyundul bola.


Kegembiraan sederhana bagi anak-anak lelaki yang mungkin sudah jarang ditemui di jaman sekarang. Keterbatasan tanah lapang di sekitar tempat tinggal menjadi kendala. Tak jarang pula larangan dari orang tua menjadi hambatan seorang anak untuk bermain sepakbola.

Memang sih.. ada resiko dalam bermain sepakbola bagi sisi keselamatan anak-anak. Jatuh hingga sikut dan lutut lecet, keseleo atau bahkan sampai berkelahi. Itu semua sudah biasa terjadi dan sulit dihindari.

Itulah mengapa sepakbola menjadi olahraga yang paling melekat di hati kaum lelaki. Kegemaran bermain sepakbola bersama teman sewaktu kecil tidak bisa begitu saja terhapuskan dari ingatan. We do love football forever!

Anne Lataillade, Papilles et Pupilles dan Adsense

Siapakah Anne Lataillade?

Entah cuma saya atau mungkin ada orang lain yang juga penasaran dengan wanita yang satu ini. Anne Lataillade, sesosok wanita berbodi lumayan gemuk dan berkacamata yang wajahnya langsung muncul ketika kita masuk ke website Google Adsense. Dia adalah seorang blogger dari Perancis (kayaknya!) yang sukses di dunia Adsense.

Kemunculannya di trailer video Adsense bersama para publisher Adsense lainnya membuat saya penasaran ingin tahu seperti apa blognya. Setelah googling sebentar akhirnya ketemulah blog yang dia kerjakan. Pappillesetpupilles[dot]fr adalah blog milik mbak Anne Lataillade ini. Sebuah blog berbahasa Perancis yang bertema makanan. 

Dilihat sekilas, blog Papilles et Pupilles bisa membuat kenyang perut para pembacanya. Tampilan makanan yang di foto sangat bagus dan sedap dipandang (apalagi kalo dimakan!). Yang lebih menarik dari blog ini menurut saya adalah jumlah artikel yang tidak terlalu panjang dan isinya singkat, jelas dan padat. 

Saya kurang tahu juga berapa pendapatan yang dihasilkan mbak Anne Lataillade dari blog itu. Yang jelas dia termasuk salah satu publisher Adsense yang sukses (kalo nggak sukses, nggak mungkin wajahnya bisa menghiasi website Adsense!). Dilihat dari bodinya eh.. blognya, mbak Anne Lataillade ini mungkin memang punya hobi makan atau memasak, mangkanya dia ngeblog tentang yang berbau-bau makanan. Hehehe..

Yang bisa dipelajari dari mbak Anne Lataillade dan blog Papilles et Pupilles ini adalah tentang bagaimana menjadikan sebuah hobi menjadi rejeki. Sesuatu yang patut dicontoh oleh para pejuang Adsense (khususnya saya! yang lain juga boleh..) yang masih setia pedekate dengan Adsense walaupun terus menerus ditolak. 
Sekian.. 

#tetapsemangat
#terusberusaha
#janganlupaberdoa

Gara-gara Mengganti Touchscreen Xiaomi Redmi 2 yang Rusak

Para pengguna Xiaomi Redmi 2 patut waspada dan berhati-hati. Dalam penggunaan smartphone made in China ini harap diperhatikan layarnya. Jangan sampai Redmi 2 kalian rusak hingga tak berfungsi touchscreen-nya. Jikalau terjadi kerusakan pada touchscreen layarnya, jangan kaget kalau nantinya kalian akan merogoh kocek lebih dalam jika ingin memperbaikinya.

Ganti touchscreen Xiaomi Redmi 2 apakah mahal? 

Sekedar berbagi pengalaman saja saat kemarin saya membawa Xiaomi Redmi 2 saya ke tukang servis hp karena kebetulan sedang rusak dan harus ganti touchscreen. Dan, ternyata oh ternyata sesuai prediksi bahwa Redmi 2 saya harus ganti touchscreen plus LCD-nya.

Usut punya usut, Xiaomi Redmi 2 termasuk smartphone Android yang touchscreen dan LCD-nya bergabung menjadi satu dalam sebuah ikatan cinta. **Halah.. Jadi apabila salah satu dari mereka rusak maka harus ganti kedua-duanya. Harga satu paket layar Xiaomi Redmi 2 saya ditambah jasa servisnya tertotal 390 ribu Rupiah. Mahalkah? Nggak tau juga sih!! Hehehe..

Yang membuat kesal setelah Xiaomi Redmi 2 saya selesai diperbaiki adalah pengerjaan servis hp oleh si mas tukang servis yang menurut saya kurang hati-hati. Smartphone andalan saya itu mengalami pecah-pecah kecil di sekitaran bodinya akibat saat penyopotan layar yang kasar.

Komplain saya dan permintaan pertanggungjawaban kepada si mas tukang servis seolah sia-sia. Beliau berdalih bahwa Xiaomi Redmi 2 saya sebelumnya memang sudah ada retak dibodinya padahal saya tidak pernah menemukan cacat bodi di smartphone kesayangan saya itu.
Akhirnya.. dengan perasaan kecewa di dalam dada, sayapun ikhlas menerima hp saya apa adanya dengan mahar 390 ribu Rupiah dibayar tunai!!

Sekali lagi buat para pengguna Xiaomi Redmi 2 (atau mungkin smartphone lainnya) semoga tidak mengalami kejadian seperti yang sudah saya alami gara-gara mengganti touchscreen Xiaomi Redmi 2 yang rusak. Sudah keluar biaya yang tak murah, belum tentu juga smartphone kesayangan kalian kembali utuh seperti semula.


nb:
Kalau bisa, belilah smartphone yang touchscreen dan LCD-nya masih jomblo alas tidak sejoli!! **Hehehe..

Bingung Menentukan Niche Blog, Bisa-bisa Malah Nggak Jadi Ngeblog!

Seorang kawan saya berniat ngeblog tapi bingung menentukan niche blog. Anggapan dia, ngeblog yang baik dan bisa segera menghasilkan uang adalah blog niche yang konsisten pada satu topik tertentu. Sebenarnya nggak ada yang salah dengan pendapat tersebut, tapi kurang tepat bila dilakukan oleh blogger pemula apalagi termasuk jenis blogger yang multi-knowledge.

Kenapa bisa bingung menentukan niche blog?

Kategori blogger seperti ini punya banyak minat dan pengetahuan tapi tidak terlalu menguasainya. Makanya blogger seperti ini jadi bingung menentukan niche apa yang akan dipilih saking banyaknya pilihan. Sukur-sukur dari kesemua minat yang dimiliki bisa diwujudkan dalam sebuah blog sendiri-sendiri dan dimonetasi dengan baik. Pasti cepat kaya deh! Hehehe..

Memang niche tertentu bisa kita pelajari seiring perjalanaan ngeblog asalkan ada niat dan ada passion disitu. Tapi apakah ngeblog yang seperti ini akan bisa berlangsung lama? Kalau kehabisan ide, bagaimana? Mau copas sana-sini?!
Mungkin ngeblog yang semacam ini bisa dilakukan oleh blogger kawakan yang memang sudah berpengalaman menulis blog. Kalau untuk blogger pemula saya rasa sulit sekali untuk dilakukan.

Untuk saat ini saya memilih sebagai 'blogger gado-gado' saja. Lebih menuju ke arah belajar menulis artikel unik hasil pemikiran pribadi dulu, apalagi saat ini memang belum diterima Adsense. Hehehe.. Nanti kalau sudah dirasa mampu, baru meningkat ke level berikutnya sebagai blogger niche. Mendingan ngeblog gado-gado dulu daripada bingung menentukan niche blog, bisa-bisa malah nggak jadi ngeblog!

Ketika Tuyul dan Mba Yul Reborn, Jinny oh Jinny Datang Lagi

Setelah Warkop DKI dihidupkan kembali dan sukses besar, giliran Tuyul dan Mba Yul ikut-ikutan reborn. Sinetron komedi yang sukses meracuni anak-anak di tahun 90-an itu sekarang bakal muncul dengan pemeran baru dan setting yang kekinian. Semua pemain sinetron Tuyul dan Mbak Yul original diganti pada versi reborn ini.

Yang paling terkenal mungkin si Pamela Bowie sebagai Mbak Yul, Stuart Collins sebagai pacarnya Mbak Yul dan Ronnie Dozer sebagai Kentung. Sedangkan untuk tokoh utama tuyulnya saya sendiri kurang tahu namanya.

Apa yang baru di sinetron Tuyul dan Mba Yul Reborn?

Dari segi cerita dasarnya, sinetron Tuyul dan Mba Yul Reborn masih bercerita tentang tuyul insyaf yang melawan kodratnya sebagai makhluk pencuri uang dan malah berteman dengan manusia. Dengan status sebagai tuyul 'most wanted' karena memberontak, akhirnya hidupnya tidak tenang karena ada duo tuyul agent yang diperintahkan untuk menangkapnya. Selanjutnya, bla-bla-bla.. (tahu sendiri kan?)

Dilihat sekilas dari cuplikannya, ada yang baru di sinetron Tuyul dan Mbak Yul Reborn selain para pemainnya yang fresh. Yaitu kemampuan si tuyul yang bisa langsung bertransformasi dari wujud manusia ke wujud tuyul. Seperti yang dulu diketahui, jika si tuyul memakai pakaian manusia maka dia bisa menjelma sebagai manusia biasa dan orang-orang dapat melihatnya.

Dan sebaliknya jika tanpa pakaian manusia (kalau dulu, si tuyul cuma pakai 'kancut') maka yang dapat melihatnya cuma Mbak Yul dan sesama jenis tuyul lainnya.

Kemampuan magic si tuyul yang bisa langsung menyulap dirinya dari bentuk manusia menjadi tuyul itulah yang menurut saya sebagai sesuatu yang baru di sinetron Tuyul dan Mba Yul Reborn. Hal baru lainnya? Tonton saja sinetronnya! Hehehe...

Attention, please.. Jinny oh Jinny datang lagi!

Tak cuma Tuyul dan Mbak Yul yang reborn, Jinny oh Jinny pun kabarnya juga terkena jurus edotensei. Dengan judul 'Jinny oh Jinny Datang Lagi', Indra Bruggman (Bagus) akan kembali punya jin cantik penunggu kerang bernama Jinny namun bukan Diana Pungky sebagai pemerannya. Si cantik dan seksi sepanjang masa itu akan digantikan Briana Simorangkir.

Siapakah sih si Briana yang berani-beraninya menggantikan Diana Pungky sebagai Jinny?

Bagi penggemar musik non-komersil, mungkin sudah tahu sepak terjang Briana di dunia 'sing song'. Kalau saya (yang cenderung sebagai penikmat musik komersil) terus terang belum pernah mendengar nama si penyanyi cantik ini. Ah sudahlah, lupakan..!!

Yang jadi pertanyaannya, mampukah Briana Simorangkir menjelma sebagai Jinny yang sudah terlanjur mendarahdaging pada sosok Diana Pungky? Hal ini berlaku juga di sinetron Tuyul dan Mba Yul Reborn yang sok-sokan mengganti Ony Syahrial yang identik dengan Ucil dengan pemeran tuyul yang lain.

Tapi kalau dipikir-pikir, bila si Ucil kembali diperankan Ony Syahrial maka akan aneh juga kelihatannya. Kelihatan ketuaan kalau menurut saya. Hehehe..
Lain halnya kalau Diana Pungky tetap menjadi Jinny, pasti nggak akan jauh beda seperti dulunya. Masih cantik, tetap seksi dan (mungkin) tambah centil. Hehehe..

Yasudah..
Buat remaja-remaja era 90-an yang kepengen nostalgia tayangan tv idola jaman dulu yang dibuat kekinian, tonton saja Tuyul dan Mba Yul (yang sudah) reborn atau tungguin aja Jinny oh Jinny (yang akan) datang lagi.